Pengertian.
Flour Albus merupakan gejala yang paling sering dijumpai dalam ginekologi, Flour Albus adalah cairan yang keluar dari vagina yang berlebihan dan bukan merupakan darah. Secara normal seseorang wanita mengeluarkan cairan dari vagina yang berasal dari transudat dinding vagina, lender serviks dan kelenjar bartholini dan skene.
Penyebab
Sebab-sebab Flour albus :
- Konstitusional pada keadaan Astheni, anemia, nefritis kronis dan pada bendungan umum (decompensatio Cordi, Cirrhosis Hepatis)
- Kelainan Endokrin seperti functional bleeding (kadar estrogen tinggi) pada kehamilan karena hidraemia dan pengaruh endokrin)
- Infeksi
a. Vulvitis – Vulvovaginitis disebabkan oleh streptococcus, Staphylococcus, Haemophilus Vaginalis, Basil TBC, Basil Colli, Protozoa : Tricomonas Vaginalis, Monilia atau Cacing Oxyuris (pd anak).
b. Vaginitis, sering terjadi pada anak dan wanita pada menopause.
c. Cervicitis oleh Gonococcus, Staphylococcus dan Streptococcus.
d. Endometritis terutama terjadi kalau ada sisa placenta.
e. Salpingitis
Untuk Lebih lanjut tentang artikel ini Downlad : Asuhan Kebidanan Dengan Fluor Albus
Rabu, 28 Desember 2011
Asuhan Kebidanan Ibu Postpartum Di Rumah
Masa nifas adalah masa (kira-kira) 6 minggu) setelah kelahiran bayi (Bahiyatun, 2009).
Masa nifas adalah masa pemulihan alat reproduksi setelah proses persalinan (2 jam setelah kala IV sampai 6-8 minggu kemudian). Kunjungan rumah diberikan 2 minggu postpartum dan dilanjutkan minggu ke-4 sampai ke-6.
DEFINISI
Asuhan ibu postpartum adalah suatu bentuk manajemen kesehatan yang dilakukan pada ibu nifas dimasyarakat. Pemberian asuhan secara menyeluruh, tidak hanya kepada ibu nifas, akan tetapi pemberian asuhan melibatkan seluruh keluarga dan anggota masyarakat disekitaranya
JADWAL KUNJUNGAN DI RUMAH
Ibu nifas sebaiknya paling sedikit melakukan 4 kali kunjungan masa nifas dilakukan untuk menilai keadaan ibu dan bayi baru lahir dan untuk mencegah, mendeteksi dan menangani masalah–masalah yang terjadi. Dimana hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan ibu dan bayinya, baik fisik maupun psikologik, melaksanakan skirining yang komperhensif, mendeteksi masalah, mengobati atau merujuk bila terjadi komplikasi pada ibu maupun bayinya, memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan kesehatan diri, nutrisi, keluarga berencana, menyusui, pemberian imunisasi kepada bayinya dan perawatan bayi sehat, serta memberikan pelayanan keluarga berencana (Prawirohardjo, 2002)
Untuk Lebih lanjut tentang artikel Download : Asuhan Kebidanan Ibu Postpartum Di Rumah
Masa nifas adalah masa pemulihan alat reproduksi setelah proses persalinan (2 jam setelah kala IV sampai 6-8 minggu kemudian). Kunjungan rumah diberikan 2 minggu postpartum dan dilanjutkan minggu ke-4 sampai ke-6.
DEFINISI
Asuhan ibu postpartum adalah suatu bentuk manajemen kesehatan yang dilakukan pada ibu nifas dimasyarakat. Pemberian asuhan secara menyeluruh, tidak hanya kepada ibu nifas, akan tetapi pemberian asuhan melibatkan seluruh keluarga dan anggota masyarakat disekitaranya
JADWAL KUNJUNGAN DI RUMAH
Ibu nifas sebaiknya paling sedikit melakukan 4 kali kunjungan masa nifas dilakukan untuk menilai keadaan ibu dan bayi baru lahir dan untuk mencegah, mendeteksi dan menangani masalah–masalah yang terjadi. Dimana hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan ibu dan bayinya, baik fisik maupun psikologik, melaksanakan skirining yang komperhensif, mendeteksi masalah, mengobati atau merujuk bila terjadi komplikasi pada ibu maupun bayinya, memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan kesehatan diri, nutrisi, keluarga berencana, menyusui, pemberian imunisasi kepada bayinya dan perawatan bayi sehat, serta memberikan pelayanan keluarga berencana (Prawirohardjo, 2002)
Untuk Lebih lanjut tentang artikel Download : Asuhan Kebidanan Ibu Postpartum Di Rumah
Minggu, 25 Desember 2011
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA
Pengaruh kehamilan pada ibu sangat bergantung pada dukungan sosialnya, jika kehamilan ini disertai dengan kesadaran bahwa bayi yang dikandungnya itu didambakan oleh dirinya maupun suaminya maka akan disambut dengan gembira, demikian pula dengan lingkungan keluarga dan sahabat yang lebih luas merupakan dukungan sosial yang ideal. Namun tidak semua ibu memiliki susana ideal seperti di atas dan tidak semua ibu mempunyai hubungan yang labil, erat, kokoh danbaik dengan orang tuanya sendiri dan keluarga (Farerr,1999).
Kehamilan yang pertama adalah suatu yang sangat penting bagi perempuan dibandingkan dengan kehamilan kedua dan ketiga atau seterusnya. Kehamilan pertama, biasanya peremuan banyak mengalami kekhawatiran, takut bercampur was-was, juga bahagia. Kecemasan ibu yang sedang hamil biasanya sekitar hamilnya, masa kelahiran, capeknya. Juga bahagia ketika para tetangga dan kawan memberikan ucapan selamat dan doa aas kehamilannya (Al-Atiq,2007).Download http://www.sharebeast.com/1tl69mss2em1
Langgan:
Entri (Atom)
