Manfaat Buah Kurma untuk Ibu Hamil dan Kesehatan Tubuh

Manfaat Buah Kurma untuk Ibu Hamil dan Kesehatan -- Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil dan Menyusui, Manfaat Buah Kurma Untuk Kesehatan Ibu Hamil, Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil Muda, Manfaat Kurma Untuk Ibu Hamil 9 Bulan, Manfaat Kurma Untuk Persalinan, Manfaat Kurma Bagi Ibu Hamil Menurut Islam, Khasiat Sari Kurma Untuk Ibu Hamil Muda, Aturan Makan Kurma.


Manfaat Buah Kurma untuk Ibu Hamil dan Kesehatan -- Kurma merupakan salah satu jenis buah yang selalu hadir untuk menghiasi nikmatnya bulan ramadhan. Selain dinikmati sebagai sajian takjil yang lezat dan nikmat, ternyata buah kurma juga memiliki banyak manfaatnya untuk kesehatan.

Buah kurma sudah dikenal sejak ribuan tahun, pada awalnya buah ini diperkirakan berasal dari Mesopotamia kalau sekarang dikenal dengan nama Irak. Buah kurma sendiri terdiri dari 200 jenis, kurma adalah sebuah komoditi buah utama yang ada di Mesir, Arab Saudi, dan di beberapa negara Timur Tengah lainnya. Dari sekian banyak jenis buah kurma, beberapa jenis buah kurma yang paling terkenal dan memiliki rasa paling enak serta harganya yang paling mahal yaitu kurma asli dari jalur Gaza, Meesir dan juga Arab Saudi.

Dibalik hal tersebut, ternyata di dalam buah kurma memiliki banyak sekali kandungan gizi dan nutrisi penting yang sangat diperlukan oleh tubuh. Selain bermanfaat untuk kesehatan secara umum, buah kurma juga sangat bermanfaat untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Sebelum lebih jauh mengulas tentang manfaat buah kurma untuk kesehatan dan ibu hamil, penting juga untuk mengetahui berbagai kandungan gizi dan nutrisi yang terkandung di dalam buah kurma.

Kandungan Gizi dan Nutrisi Buah Kurma

Berdasarkan dari hasil penelitian, di dalam setiap 100 gram buah kurma terdapat banyak sekali kandungan gizi dan nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh. Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak informasi selengkapnya dibawah berikut ini.
  • Air, sebanyak 18.27
  • Energi, sebanyak 251 kkal
  • Protein, sebanyak 2.81 g
  • Karbohidrat, sebanyak 66.78 g
  • Serat, sebanyak 7.1 g
  • Gula, sebanyak 56.38 g
  • Total lemak, sebanyak 0.35 g
  • Kalsium, sebanyak 35 mg
  • Zat Besi, sebanyak 0.91 mg
  • Magnesium, sebanyak 38 mg
  • Fosfor, sebanyak 55 mg
  • Kalium, sebanyak 484 mg
  • Sodium, sebanyak 2 mg
  • Seng, sebanyak 0.26 mg
  • Vitamin A, sebanyak 9 IU
  • Vitamin B1 (tiamin), sebanyak 0.046 mg
  • Vitamin B2 (riboflavin), sebanyak 0.059 mg
  • Vitamin B3 (niasin), sebanyak 1.134 mg
  • Vitamin B5 (asam pantotenat), sebanyak 0.525 mg
  • Vitamin B6 (piridoxin), sebanyak 0.147 mg
  • Vitamin B9 (folat), sebanyak 17 mcg
  • Vitamin C, sebanyak 0.4 mg
  • Vitamin E, sebanyak 0.04 mg
  • Vitamin K, sebanyak 2.4 mcg
  • Beta karoten, sebanyak 5 mcg
  • Lutein dan zeaxantin, sebanyak 67 mcg

Dilihat dari berbagai kandungan gizi dan nutrisi yang terkandung di dalam buah kurma, tak heran jika buah kurma ini memiliki banyak sekali khasiat dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh, termasuk untuk ibu hamil. Berikut ulasannya.

A. Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan

Berikut ini beberapa manfaat mengkonsumsi buah kurma untuk kesehatan tubuh, diantaranya yaitu :

1. Mencegah Rematik

Siapa yang menyangka jika buah asli dari timut tengah ini memiliki kemampuan untuk mencegah penyakit rematik. Hal ini dikarenakan, di dalam buah kurma memiliki beberapa kandungan mineral penting seperti kalsium, kalium, magnesium, sulfur dan juga boron yang sangat baik untuk menutrisi tulang dan otot. Maka dengan rutin mengkonsumsi buah kurma dapat menekan resiko terkena penyakit rematik.

2. Baik Untuk Pencernaan

Usus yang terus-menerus bekerja perlu untuk dilakukan pembersihan dari sisa-sisa makanan, sehingga kemampuannya akan kembali maksimal. Sisa-sisa makanan yang dibiarkan menumpul pada saluran usus, lama-kelamaan akan menjadi penyebab munculnya penyakit. Untuk mencegah munculnya berbagai jenis penyakit yang terjadi pada pencernaan, maka anda bisa rutin mengkonsumsi buah kurma secara rutin.

Kandungan serat yang ada di dalam pencernaan sangat bermanfaat untuk membersihkan sisa-sisa makanan di dalam saluran usus, serta dapat berfungsi sebagai antibiotik yang dapat mendukung perkembangan bakteri baik yang diperlukan oleh sistem pencernaan.

3. Mencegah Kanker Otak

Kandungan mineral penting yang terdapat di dalam buah kurma cukup tinggi, beberapa jenis mineral penting yang diperlukan oleh tubuh untuk mencegah terkena penyakit kanker otak diantaranya yaitu kalsium, magnesium, potassium, sulfur serta boron. Dengan rutin mengkonsumsi 15 butir buah kurma per hari dapat membantu memenuhi kebutuhan magnesium sebanyak 80% dan sulfur sebanyak 70%.

4. Sumber Energi Tubuh

Selain buah kurma mengandung sumber serat yang sangat baik, buah kurma juga memiliki sumber energi yang sangat tinggi dan dibutuhkan oleh tubuh dalam mendukung aktivitas sehari-hari. Di dalam setiap 100 gram buah kurma mengandung energi sebanyak 251 kkal, maka dengan mengkonsumsi buah kurma dalam jumlah tersebut sudah dapat membantu mencukupi kebutuhan energi tubuh hingga 12-15%.

Maka tak heran, bagi umat islam yang sedang berpuasa dianjurkan untuk mengawali berbuka dengan makan buah kurma. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan energi tubuh yang telah banyak terkuras selama seharian tidak mendapatkan asupan nutrisi apapun dari makanan dan minuman.

5. Sumber Antioksidan

Seperti yang sudah dijelaskan tadi diatas, buah kurma merupakan salah satu sumber antioksidan yang sangat baik. Dimana banyak sekali manfaat antioksidan bagi tubuh, salah satunya dapat melindungi tubuh dari serangan radikal bebas yang menjadi penyebab kanker. Maka dengan rutin mengkonsumsi buah kurma dapat membantu menolong anda dari resiko kemungkinan terkena kanker. Ada beberapa jenis senyawa antioksidan yang terkandung di dalam buah kurma, diantaranya yaitu sterol, polifenol, tanin dan juga karoten.

6. Menyembuhkan Penyakit Demam Berdarah

Berdasarkan dari hasil studi menunjukan jika buah kurma dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit pada tubuh pasien yang terjangkit penyakit demam berdasrah. Persentase dari penambahan kadar trombosit yang dihasilkan dari pemberian sari kurma yaitu sekitar 23. 90% per hari, sedangkan penambahan jumlah trombosit dalam darah tanpa adanya bantuan dengan mengkonsumsi sari buah kurma yaitu hanya sekitar 8.09% per hari.

Kandungan nutrisi yang ada dalam sari kurma dianggap ikut bertindak untuk membantu meningkatkan produksi trombosit, yaitu dari beberapa karbohidrat seperti galaktosa, manosa, arabinosa dan xilosa yang berfungsi sebagai bahan penyusun dari granula trombosit.

7. Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Buah kurma kaya akan kandungan kalium. Kalium sendiri sangat diperlukan oleh tubuh dan bermanfaat untuk melindungi kesehatan organ jantung dan juga pembuluh darah, sehingga dapat membuat denyut jantung menjadi lebih stabil, mengaktifkan kontraksi otot jantung dan juga melancarkan sirkulasi darah di dalam tubuh.

8. Mencegah Kemungkinan Resiko Terkena Serangan Stroke

Makan buah kurma secara rutin dan dalam jumlah cukup setiap harinya dapat membantu menurunkan kemungkinan resiko terkena serangan stroke. Dengan mengkonsumsi 100 gram per hari buah kurma tubuh dapat menurunkan resiko kemungkinan terserang stroke hingga 40%, untuk memperoleh asupan kalium tersebut diperlukan 5 butir buah kurma.

9. Baik Untuk Pasien Penderita Hipertensi

Buah kurma juga dipercaya sangat baik dikonsumsi oleh anda yang menderita penyakit hipertensi atau penyakit darah tinggi. Perlu anda ketahui bahwa di dalam buah kurma mengandung kadar natrium yang sangat rendah tetapi mengandung kalium dalam jumlah tinggi. Kalium terbukti mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi, sehingga dengan rutin mengkonsumsi buah kurma dapat mencegah komplikasi hipertensi seperti serangan stroke.

10. Mencegah Anemia

Selain dapat menurunkan tekanan darah tinggi, manfaat mengkonsumsi buah kurma juga bermanfaat untuk mencegah anemia. Maka bagi anda yang memiliki masalah dengan tekanan darah rendah, sebaiknya perbanyak konsumsi buah kurma secara rutin setiap hari dalam jumlah cukup. Hal ini dikarenakan, di dalam buah kurma mengandung zat besi dalam jumlah 0,91 mg. Meskipun jumlahnya tidak terlalu tinggi, namun cukup untuk membantu mencegah tubuh agatr terhindar dari resiko terkena penyakit anemia, terutama bagi wanita yang sedang hamil.

11. Meningkatkan Daya Ingat dan Kerja Otak

Manfaat mengkonsumsi buah kurma juga dapat membantu meningkatkan daya ingat dan kerja otak. Hal ini dikarenakan, di dalam buah kurma mengandung kalium dalam jumlah yang cukup tinggi untuk membantu melancarkan peredaran oksigen menuju ke otak dan membuat cairan dalam tubuh tetap seimbang.

12. Mencegah Dan Mengatasi Insomnia

Makan buah kurma juga dapat bermanfaat untuk membantu mencegah seseorang terkena gangguan tidur atau dalam istilah medis dikenal dengan insomnia. Insomnia sendiri sering kali menyerang orang-orang yang memiliki rutinitas cukup padat di era modern seperti sekarang ini. dampak buruknya, keseimbangan badan mulai terganggu disebabkan karena sistem metabolisme tubuh tidak berjalan dengan baik dan teratur. Kandungan vitamin B3 yang terdapat di dalam buah kurma dapat menolong anda yang sedang mengalami gejala insomnia dan mendapatkan tidur yang berkualitas.

13. Aman Untuk Penderita Diabetes

Meski memiliki rasa yang sangat manis, namun buha kurma ini sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang para pasien penderita diabetes. Hal ini dikarenakan, rasa manis yang terkandung di dalam buah kurma berasal dari pemanis alami, sehingga sangat aman bagi anda yang memiliki kadar gula darah tinggi.
Di dalam buah kurma mengandung karbohidrat simpel yang terdiri dari glukosa dan fruktosa. Glukosa adalah jenis karbohidrat yang sudah siap diserap oleh tubuh dan memerlukan innsulin untuk membantu proses penyerapannya. Sedangkan fruktosa adalah sejenis gula yang terdapat dalam buah-buahan, untuk dapat masuk ke dalam sel, maka fruktosa tidak membutuhkan insulin sehingga buah kurma ini sangat aman bagi para penderita diabetes.

14. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Konsumsi buah kurma secara rutin setiap hari sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap kuat dan tahan terhadap serangan penyakit, terutama untuk jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri.

15. Menjaga Kesehatan Tulang

Manfaat buah kurma untuk kesehatan juga dipercaya sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang, karena di dalam buah kurma mengandung kalsium dan juga vitamin K yang dapat menjaga kekuatan dan kepadatang tulang. Maka dengan rutin mengkonsumsi buah kurma, tulang akan menjadi lebih kuat dan terhindar dari resiko terjadinya proses pengeroposan tulang (osteoporosis).

16. Mencegah Penggumpalan Darah

Buah kurma juga kaya akan kandungan asam salisilat yang sangat baik untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah dan mengontrol tekanan darah di dalam tubuh. Terjadinya penggumpalan darah ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan tingginya resiko terkena penyakit jantung dan stroke.

17. Menjaga Kesehatan Kulit

Di dalam buah kurma kaya akan kandungan nutrisi yang tidak hanya baik untuk menjaga kesehatan organ di dalam tubuh, tetapi juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan berbagai permasalahannya seperti kulit berminyak, berjerawat, komedo dan berbagai masalah kulit kulit lainnya.

B. Manfaat Buah Kurma untuk Ibu Hamil

Menurut para ahli yang sudah melakukan berbagai penelitian pada buah kurma, ada banyak sekali kandungan gizi dan nutrisi penting yang sangat baik dan dibutuhkan oleh tubuh ibu hamil. Dari hasil penelitian tersebut, bagi ibu hamil yang rutin mengkonsumsi buah kurma dalam jumlah cukup setiap harinya dapat membantu menurunkan kebutuhan terhadap induksi untuk membantu proses persalinan.

Berkat kandungan gizi dan nutrisi yang lengkap di dalam buah kurma ini, ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dengan rutin mengkonsumsi buah kurma secara rutin dan teratur. Berikut ini beberapa manfaat buah kurma untuk ibu hamil yang perlu anda ketahui, diantaranya yaitu :

1. Membantu Mempercepat Proses Pembukaan

Pada saat terjadinya proses persalinan, akan terjadi proses dilatasi atau pembukaan yang terjadi pada rahim. Pembukaan ini akan berlangsung mulai dari awal hingga mencapai pembukaan penuh dengan mencapai kelebaran sekitar 10 cm. Pada tahapan ini disebut dengan kala 1. Pada kala 1 ini terbagi menjadi dua fase, yaitu :

a. Fase Laten

Pada fase ini biasanya proses pembukaan mulut rahin dari 1 sampai 3 cm membutuhkan waktu kurang lebih selama 8 jam.

b. Fase Aktif

Pada fase ini biasanya proses pembukaan mulut rahin hingga mencapai ukuran 10 cm membutuhkan waktu selama kurang lebih 6 jam.

Dari hasil penelitian yang telah dijelaskan diatas, bagi kelompok ibu hamil yang mengkonsumsi buah kurma pada akhir masa kehamilannya, fase laten yang di alaminya biasanya akan berlangsung lebih singkat dibandingkan dengan kelompok ibu hamil yang tidak pernah mengkonsumsi buah kurma sama sekali. Dalam penelitian ini, telah ditemukan ibu hamil yang rutin mengkonsumsi buah kurma telah mengalami pembukaan yang lebih progresif pada saat sampai ke rumah sakit.

2. Ketuban Tidak Mudah Pecah

Ketuban merupakan selaput yang di dalamnya berisi cairan yang melindungi seluruh tubuh janin selama di dalam kandungan. Ketika bayi akan segera lahir selaput pada ketuban akan pecah, namun terkadang ada pula mengalami pecah ketuban lebih dulu sebelum bayi lahir. Pecah ketuban sebelum waktunya dapat memicu komplikasi yang cukup serius pada bayi yang dilahirkan, diantaranya yaitu terkena infeksi dan terjadi peradangan pada selaput amnion.

Dari hasil penelitian yang telah disebutkan diatas menemukan kelompok ibu hamil yang rutin mengkonsumsi buah kurma pada minggu-minggu terakhir sebelum proses persalinan, ketuban mereka jarang sekali mengalami pecah pada ketuban sebelum waktunya apabila dibandingkan dengan ibu hamil yang jarang atau tidak pernah mengkonsumsi buah kurma.

3. Angka Persalinan Normal Lebih Tinggi

Dari hasil penelitian tersebut, kelompok ibu hamil yang rutin mengkonsumsi buah kurma 96% nya mengalami proses persalinan normal. Sedangkan pada ibu hamil yang tidak pernah mengkonsumsi buah kurma secara rutin dan teratur, jumlah ibu hamil yang mengalami persalinan secara normal hanya 79% saja.

4. Membutuhkan Oksitosin Lebih Rendah

Oksitosin adalah suatu hormon yang dapat berfungsi untuk membantu merangsang terjadinya kontraksi pada rahim, tujuannya yaitu untuk mempermudah proses persalinan. Pada persalinan yang lama, misalnya dikarenakan fase laten yang berlangsung secara memanjang, mungkin suntikan oksitosin sangat diperlukan untuk membantu menginduksi dari terjadinya kontraksi rahim.

Dari hasil penelitian tersebut, kelompok ibu hamil yang sudah rutin mengkonsumsi buah kurma selama kehamilannya akan membutuhkan penggunaan oksitosin yang lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak pernah mengkonsumsi buah kurma sama sekali.

Itulah sedikit ulasan yang dapat kami bahas pada kesempatan kali ini mengenai Manfaat Buah Kurma untuk Ibu Hamil dan Kesehatan, semoga apa yang telah kami bahas diatas dapat bermanfaat untuk para pembaca semua. Cukup sekian dan sampai jumpa pada artikel lainnya disini.