9 Tips dan Cara Menjaga Kesehatan Telinga, serta Jenis-jenis Penyakit Telinga

9 Tips dan Cara Menjaga Kesehatan Telinga -- Cara Untuk Menjaga Kebersihan & Kesehatan Telinga, Cara Merawat dan Menjaga Kesehatan Telinga, Cara Menjaga Telinga Agar Tetap Sehat, Ciri-ciri Telinga yang Baik dan Sehat, Jenis-jeins Penyakit Telinga, Cara Merawat Gendang Telinga, Cara Merawat Lubang Telinga, Cara Merawat Telinga Agar Tidak Tuli, Tips Kesehatan Telinga.


Tips dan Cara Menjaga Kesehatan Telinga -- Fungsi dari telinga bukan hanya sebagai indera pendengaran saja, melainkan juga untuk menjaga keseimbangan tubuh ketika sedang bergerak.

Oleh sebab itu, ketiks seseorang terserang penyakit telinga dapat membuatnya mengalami gangguan pada pendengarannya, bahkan akan disertai dengan rasa sakit dan pusing yang dapat memicu seseorang mengalami sakit kepala.

Di dalam telinga sendiri memiliki banyak sekali bagian-bagian penting termasuk bagian Canal Telinga, telingan bagian tengah dan juga telinga bagian dalam. Dimana syaraf akan mengirimkan suatu sinyak suara dan perasaan yang berpengaruh terhadap keseimbangan otak, seluruh bagian telinga tersebut memiliki potensi untuk terserang penyakit pada bagian telinga.

Semua bagian yang terdapat pada telinga ini memiliki resiko untuk mengalami trauma dan infeksi, sehingga dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan kecil ataupun besar pada telinga tersebut.

Ada banyak sekali jenis-jenis penyakit telinga yang perlu anda ketahui dan waspadai gejalanya. Penyakit telinga apa sajakah itu? Langsung saja kita simak ulasan singkatnya berikut ini.

A. Jenis-Jenis Penyakit Telinga

Berikut ini berbagai jenis penyakit telinga yang sangat perlu untuk anda waspadai dan harus segera memeriksakannya ke dokter, yaitu :

1. Penyakit Telinga Akibat Terjadinya Penyumbatan Kotoran

Penyakit telinga yang sering terjadi pada bagian luar telinga memiliki kelenjar yang dapat memproduksi minyak, minyak ini sangat bermanfaat untuk mencegah air dan juga kotoran masuk ke bagian dalam telinga.

Biasanya minyak tersebut akan menggumpal bersama dengan kotoran dan kemudian akan mengering, kemudian kotoran pada telinga ini akan keluar dengan sendirinya. Namun terkadang kotoran telinga tersebut akan menumpuk terlalu banyak dan mengeras, pada akhirnya dapat menyebabkan saluran telinga tersumbat dan harus segera mengkonsultasikannya dengan dokter spesialis.

2. Penyakit Telinga Akibat Pencemaran Suara yang Terlalu Keras

Terlalu sering mendengarkan suara yang sangat keras, baik disengaja ataupun tidak akan berakibat terjadi kerusakan pada bagian dalam telinga. Maka akibatnya, fungsi pendengaran pun akan terganggu dan bahkan bisa berakibat pada hilangnya kemampuan pendengaran.

Penyakit telinga akibat terlalu sering mendengarkan suara yang keras bisa dilakukan pencegahan dengan cara menghindari atau tidak mendengarkan suara-suara yang terlalu keras.

Selain itu, hindari juga penggunaan handsfree atau headset untuk mendengarkan musik, karena suara yang dikeluarkannya terlalu dekat dan dapat menggetarkan gendang telinga. Ketika anda sedang berada di tempat yang bersuara bising seperti di pabrik, maka sebaiknya gunakan alat untuk menutup telinga untuk mengurangi intensitas suara yang dihasilkannya.

3. Tuli Konduksi

Tuli konduksi adalah gangguan telinga yang dapat menyebabkan telinga tidak mampu lagi untuk mendengar. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit telinga ini, antara lain yaitu :
  • Terjadi penyumbatan pada saluran telinga yang disebabkan oleh penumpukan minyak serumen di dalam telinga.
  • Terjadinya penebalan atau pecah pada bagian membran timpani yang ada di dalam telinga.
  • Terjadinya proses pengapuran pada bagian tulang pendengaran.
  • Terjadi kekakuan terhadap hubungan stapes pada tingkap oval.
  • Akibat dari tuli saraf yaitu tuli yang bisa muncul akibat terjadinya kerusakan pada saraf auditori (saraf pendengaran).

4. Vertigo

Vertigo adalah jenis penyakit yang bisa terjadi ketika gangguan pada telinga bagian dalam, sehingga dapat membuat penderitanya merasakan pusing seperti ruangan tempat ia berada berputar-putar dan melayang.

Penyakit ini bisa berbahaya jika terjadi secara tiba-tiba dan dalam jangka waktu yang lama. Jika penyakit ini berkembang hingga ke bagian saraf, maka bisa mengakibatkan terjadinya komplikasi terkena penyakit yang lebih serius seperti hipertensi, penyakit jantung dan bahkan penderitanya bisa mengalami stroke.

Penyakit vertigo sendiri bisa muncul akibat terganggunga fungsi saraf yang menjadi penghubung antara mata dan otak, serta pergerakan mata secara abnormal. Gejala umum orang yang mengalami vertigo diantaranya yaitu sering mengalami pusing yang disertai dengan perasaan seperti berputar kencang atau melayang meski dalam kondisi mata tertutup.

Solusi untuk mengobati vertigo yang disebabkan oleh karena gangguan telinga ini bisa diatas dengan pemberian suntikan obat pada telinga.

B. Penyebab dan Cara Mengatasi Telinga Berdengung Sebelah

Dari beberapa jenis penyakit dan gangguan telinga yang telah dijelaskan di atas, ada salah satu gangguan lainnya yang terjadi pada telinga yang kerap sekali dialami oleh banyak orang. Gangguan tersebut yaitu telinga berdengung sebelah.

Lalu, apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasan singkatnya berikut ini.

Cara mengatasi telinga berdengung sebelah sebenarnya tergantung dari faktor penyebabnya. Gangguan telinga yang berdengung sebelah ini biasanya muncul akibat gejala adanya suatu jenis penyakit, atau karena adanya masalah pada kesehatan telinga anda.

Kondisi seperti ini memnag sering membuat seseorang yang menderitanya merasa terganggu, bahkan dapat menyebabkan aktivitas pekerjaan ikut terganggu. Jika dengungan terus terdengar dari dalam telinga, maka dikhawatirkan akan membuat orang yang mengalaminya merasa cemas berlebih, stres dan bahkan depresi.

Masalah telinga berdengung ini dalam dunia medis dikenal dengan istilah tinnitus, gangguan kesehatan telinga ini bisa terjadi kepada siapa saja akan tetapi lebih sering di dalam oleh orang yang berusia lanjut (lansia). Kondisi yang mungkin bisa terjadi yaitu terdengar suara dengungan pada salah satu bagian telinga. Bahkan bisa juga terjadi pada keduanya.

1. Penyebab Telinga Berdengung Sebelah

Gangguan telinga berdengung sebelah bisa terjadi akibat adanya infeksi pada telinga, radang telinga, penumpukan kotoran di dalam telinga, penyakit meniere atau bisa juga terjadi akibat dari pertumbuhan tulang yang abnormal yang ada pada bagian dalam telinga (otosklerosis).

Kondisi telinga berdengung sebelah juga bisa terjadi akibat pengaruh dari obat-obatan tertentu yang sedang anda konsumsi, misalnya seperti obat aspirin. Obat antimalaria, antibiotik, obat penyakit jantung atau obat kanker yang digunakan dalam dosis tinggi.

Penyebab lain dari telinga berdengung sebelah, yaitu :
  • Kejang otot yang terjadi di sekitar telinga
  • Cedera pada bagian kepala dan leher
  • Tekanan darah yang terlalu tinggi
  • Kolesterol tinggi

Dikarenakan ada banyak faktor yang menjadi penyebab telinga berdengung, maka cara mengobatinya pun bisa berbeda-beda tergantung dari penyebabnya. Maka dari itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis THT untuk memastikan apa penyebabnya dan cara pengobatannya yang tepat.

Untuk memastikan pengobatan yang tepat berdasarkan penyebabnya, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan dan bertanya kepada pasien perihal riwayat dari keluhannya, pemeriksaan fisik, melakukan tes fungsi pendengaran dengan alat khusus dan dilakukan CT Scan apabila ada yang dicurigai struktur telinganya mengalami kerusakan.

# Cara Mengatasi Ganguan Telinga yang Berdengung Sebelah

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengetasi gangguan telinga yang berdengung sebelah diantaranya yaitu :

1. Membersihkan Kotoran Dalam Telinga

Tidakan ini akan dilakukan apabila terjadi penumpukan kotoran di dalam telinga, dokter biasanya akan membersihkan kotoran tersebut dengan cara membersihkannya menggunakan kapas dan air hangat.

Selain itu, proses pembersihan telinga juga bisa dilakukan dengan menggunakan alat khusus untuk menghisap kotoran yang ada dalam telinga.

2. Terapi Pendengaran

Tindakan ini akan dilakukan dengan menggunakan alat khusus untuk membantu fungsi pendengaran, tujuannya untuk meredakan gejala dari tinnitus. Penggunaan alat bantu ini dapat menghasilkan suara alami seperti suara ombak laut, suara hujan dan jenis-jenis suara alam lainnya untuk menyamarkan suara dengungan pada telinga.

Selain itu, jika ditemukan adanya masalah pada pembuluh darah, maka dokter biasanya akan merekomendasikan anda untuk menjalani terapi khusus untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi pada pembuluh darah tersebut.

3. Konsumsi Obat-obatan

Setelah ditemukan penyebabnya, maka dokter akan meresepkan jenis-jenis obat tertentu untuk membantu mengurangi suara dengungan yang terjadi. Bahkan dokter juga biasanya akan meresepkan jenis obat untuk mengatasi infeksi dan peradangan jika memang itu yang menyebabkan telinga anda berdengung.

Namun sebaliknya, Dokter pun akan mengurangi pemberian obat-obatan apabila penyebab dengungan tersebut disebabkan oleh pengaruh dari obat-obatan yang dikonsumsi.

Pengobatan yang mungkin bisa anda lakukan sendiri yaitu dengan mendengarkan suara musik yang lembut dan menenangkan, tujuannya yaitu untuk mencegah anda agar tidak mudah stres.

Selain itu, anda juga bisa pergi liburan ke tempat yang tenang dan nyaman sebagai bentuk dari terapi. Namun jika kondisi kesehatan telinga anda semakin parah, sebaiknya segera konsultasikan kembali dengan dokter.

C. Tips dan Cara Menjaga Kesehatan Telinga

Apabila kita sudah mengetahui berbagai jenis penyakit yang bisa terjadi akibat adanya gangguan pada telinga, maka kita bisa menemukan solusi bagaimana cara menjaga kesehatan telinga. Dengan demikian, fungsi dari telinga kita bisa tetap optimal dan terjaga dengan baik serta dapat menjalankan aktivitas dengan normal.

Untuk menjaga kesehatan telinga agar terhindar dari berbagai gangguan telinga, maka anda bisa mencoba beberapa tips dan cara yang telah kami siapkan. Berikut ini beberapa tips dan cara yang bisa anda lakukan untuk menjaga kesehatan telinga agar bisa berfungsi dengan baik dan optimal, yaitu :

1. Hindari Penggunaan Cotton Bud

Ketika telinga anda merasa tidak nyaman akibat dari kotoran yang menumpuk, maka sebaiknya anda tidak membersihkan kotoran di dalam lubang telinga dengan menggunakan cotton bud.

Pada dasarnya, kotoran yang ada pada lubang telinga tersebut akan keluar dengan sendirinya sehingga tidak perlu dikeluarkan menggunakan cotton bud. Justru penggunaan cotton bud ini akan membahayakan jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Cotton bud bisa melukai organ yang ada dalam telinga.

Jika memang kotoran yang ada pada telinga anda tidak keluar dengan sendirinya, sebaiknya bersihkan dengan menggunakan alat pembersih khusus telinga. Alat khusus untuk membersihkan telinga bisa diperoleh dengan mudah di apotik-apotik terdekat di kota anda.

Meski diperbolehkan menggunakan alat khusus, tetap saja jangan dilakukan terlalu sering menggunakan alat ini karena tidak baik untuk kesehatan telinga anda dalam jangka panjang.

2. Mengunyah Makanan dengan Baik

Cara membersihkan dan mengeluarkan kotoran yang ada dalam telinga juga bisa dilakukan dengan mengunyah makanan, aktivitas ini dapat menghasilkan gerakan untuk membantu mendorong kotoran di dalam telinga untuk keluar dengan sendirinya.

Jika anda tidak yakin dengan cara ini, maka anda bisa mencobanya untuk membuktinyannya sendiri. Setelah melakukan aktivitas ini, biasanya kotoran yang tertumpuk pada lubang telinga dapat keluar dengan sendirinya, atau minimal dapat bergeser ke lubang telinga, dan kita tinggal membersihkan bagian luar lubang telinganya saja.

3. Mengeringkan Telinga Setelah Mandi

Ketika selesai mandi, keringkan bagian luar dan dalam daun telinga dengan menggunakan lap bersih atau tisu. Hal ini dikarenakan, air yang mengendap pada daun telinga dan lubang bagian luar telinga bisa menjadi biang penyakit telinga jika tidak segera dikeringkan. Cara ini juga sangat penting dilakukan pada bayi dan anak-anak setiap selesai dimandikan.

4. Hindari Kebiasaan Menggaruk Telinga

Ketika anda merasa gatal pada lubang telinga, maka jangan sampai anda menggaruknya terlelu keras karena kebiasaan menggaruk telinga dapat menyebabkan terjadi infeksi.

5. Segera Kunjungi Dokter Ketika Terjadi Infeksi

Apabila telinga anda mengalami infeksi, segeralah untuk pergi memeriksakan kondisi kesehatan telinga anda ke dokter.

Ada dua jenis infeksi yang dapat terjadi pada telinga, yaitu infeksi yang terjadi pada bagian telinga luar dan tengah.

Biasanya infeksi yang terjadi pada telinga luar sering diakibatkan oleh karena adanya air yang kotor di bagian luar telinga, jika tidak segera diobati dapat menyebabkan telinga terasa sakit dan bahkan menjadi bernanah. Pada kondisi sepeti ini, biasanya dokter akan memberikan resep obat antibiotik dan jenis obat-obatan lainnya.

Sedangkan untuk infeksi yang terjadi pada telinga bagian tengah, akibatnya akan berdampak buruk di bagian gendang telinga. Gendang telinga bisa mengalami pecah dan harus segera mendapatkan pemeriksaan dokter untuk dapat menyembuhkannya.

Selain dapat disebabkan oleh karena infeksi, telinga juga akan terasa sakit akibat dari masalah kesehatan lainnya seperti nyeri leher dan sakit pada tenggorokan. Jika kondisi di alami oleh anda, maka kami sarankan agar anda bisa segera melakukan pemeriksaan dokter.

6. Gunakan Penutup Telinga Ketika Berada Dalam Pesawat Terbang

Ketika sedang melakukan perjalanan udara menggunakan pesawat terbang, maka hendaknya kita menutup telinga karena suara mesin pesawat dan suara lainnya bisa menyebabkan telinga terasa sakit.

Untuk mencegah dan mengurangi rasa sakit tersebut, maka sebaiknya gunakan alat penutup telinga untuk mengurangi kebisingan. Pastikan anda menggunakan alat khusus yang lembut dan tidak berbahaya.

7. Rutin Membersihkan Daun Telinga dengan Menggunakan Baby Oil

Untuk menjaga kesehatan telinga, sebaiknya jangan lupa untuk rutin membersihkan daun telinga baik itu bagian luar maupun dalamnya dengan menggunakan baby oil.

Cara membersihkannya, basahi kapas dengan sedikit baby oil lalu gosok-gosokan secara perlahan dan lembut pada bagian daun telinga. Lakukan cara ini minimal 1 kali seminggu.

8. Lakukan Pemeriksaan Rutin ke Dokter THT

Tidak cukup hanya dengan melakukan perawatan telinga sendiri di rumah, kita juga perlu melakukan pemeriksaan dan perawatan rutin dengan pergi ke dokter spesialis THT sesuai jadwal yang dianjurkan dokter.

Dengan rutin melakukan konsultasi dengan dokter dapat membantu menjaga kesehatan telinga dan mencegah hal-hal yang mungkin bisa terjadi seperti munculnya penyakit telinga akibat kurangnya memperhatikan kesehatan telinga.

9. Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekitar

Menjaga kebersihan lingkungan juga sangat penting untuk dilakukan, terutama lingkungan di dalam rumah. Kebersihan lingkungan ini sangat berperan penting dalam mempengaruhi kondisi kesehatan telinga kita, terutama pada benda-benda yang sering kita gunakan seperti pakaian, pabantal, selimut, kasur handphone, headset, handsfree dan lain sebagainya.

Dengan selalu memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar adalah cara merawat telinga yang sangat baik untuk dilakukan setiap saat, sehingga kesehatan telinga kita akan senantiasa terjaga dan terhindar dari penyakit telinga.

Demikianlah sedikit penjelasan dari kami mengenai 9 Tips dan Cara Menjaga Kesehatan Telinga, serta Jenis-jenis Penyakit Telinga. Semoga informasi yang telah kami sampaikan bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda semua. Terima kasih dan salam sehat. Please like and share.